Pemuda Tanglok Bersatu Berbagi Takjil Menjelang Ramadhan Berakhir
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/terbitan/naskah.co.id/wp-content/themes/vivawp/template-parts/single/single-desktop.php on line 31
SAMPANG, naskah.co.id/ – Di penghujung bulan suci Ramadhan, Pemuda Tanglok Bersatu (PTB), Kelurahan Banyuanyar Kecamatan Sampang, melakukan aksi sosial yang patut diacungi jempol. Pada Minggu sore (23/03/2025), mereka mengadakan kegiatan berbagi takjil gratis di jalan raya sekitar pelabuhan Tanglok. Aksi tersebut berlangsung meriah, penuh semangat, dan disambut hangat oleh para pengguna jalan yang melintas.
Aksi ini tidak hanya menjadi bentuk solidaritas dalam berbagi, tetapi juga simbol kolaborasi dan kebersamaan di antara pemuda Tanglok. Di tengah kesibukan masing-masing, mereka meluangkan waktu untuk menyiapkan segala kebutuhan acara, mulai dari pengumpulan dana, pembelian bahan-bahan takjil, hingga proses pengemasan. Semua dilakukan secara gotong-royong untuk memastikan takjil dapat sampai ke tangan masyarakat tepat waktu, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Yayan, ketua penggerak pemuda Tanglok, menjelaskan bahwa aksi sosial tersebut memiliki tujuan yang lebih dalam, bukan sekadar berbagi makanan berbuka puasa. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengajak anak-anak Pemuda Tanglok untuk berbagi dan menebarkan kebaikan di bulan Ramadhan, dan juga sosial lainnya,” jelas Yayan, penuh semangat.
Aksi semacam ini, menurutnya, dapat menjadi wujud nyata dari pemuda yang peduli terhadap sesama, sekaligus memperkuat semangat gotong-royong yang terkadang mulai luntur di tengah kehidupan modern.
Spirit berbagi ini juga disebutkan Yayan sebagai cara untuk mendorong nilai-nilai positif di kalangan pemuda. Dengan langsung terlibat dalam kegiatan sosial, mereka belajar bahwa kebaikan sekecil apapun dapat memberi dampak besar bagi orang lain. Para pemuda Tanglok, lewat aksi sederhana seperti berbagi takjil ini, telah menularkan inspirasi yang dapat memotivasi masyarakat untuk menebarkan lebih banyak kebaikan, apalagi di momen istimewa seperti Ramadhan.
Yayan berharap bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya berlangsung selama bulan Ramadhan, tetapi bisa diterapkan di berbagai momen lainnya. “Dan semoga untuk kedepannya pemuda Tanglok bisa lebih kompak dan menjadi penerus untuk terus melakukan kegiatan yang positif dan aksi sosial lainnya,” harapnya. Ia juga yakin bahwa semangat kebersamaan yang telah terbangun ini akan terus berkembang, menjadi fondasi kuat bagi langkah-langkah sosial para pemuda tanglok di masa depan.
Harapan ini didukung penuh oleh para warga sekitar, yang bangga akan inisiatif pemuda-pemudinya. Keberadaan kelompok ini diakui telah memberikan pengaruh positif, terutama dalam membangun semangat solidaritas antar sesama. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa pemuda Tanglok telah menjadi contoh nyata bahwa aksi kecil, jika dilakukan dengan tulus dan bersama-sama, mampu menciptakan perubahan positif yang jauh lebih besar.
Dengan kegiatan berbagi takjil ini, pemuda Tanglok telah menunjukkan bahwa semangat berbagi bisa menjadi pintu pembuka untuk menciptakan kebersamaan dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Ini bukan sekadar tentang takjil atau makanan, melainkan tentang bagaimana masyarakat diundang untuk saling peduli, bekerja sama, dan saling mendukung menuju kehidupan yang lebih baik. Di tengah kesibukan dunia modern, aksi sederhana seperti ini mengingatkan kita bahwa kebaikan itu selalu ada dan patut kita upayakan bersama.


Leave a Reply